Amar ma'ruf nahi munkar , ALLAH berfirman : "Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia ,menyuruh kepada yang ma'ruf (baik) ,dan mencegah dari yang mungkar,dan beriman kepada Allah. Sekiranya ahli Kitab beriman,tentulah itu lebih baik bagi mereka ,di antara mereka ada yang beriman,dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik." (QS.Ali Imran [3]:110)
Tampilkan postingan dengan label Pencerah iman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pencerah iman. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 24 September 2011
Imunisasi tipu muslihat YAHUDI !!
Vaksin dan imunisasi adalahkonspirasi besar besaran darikeluarga Yahudi ternama diAmrik, yaitu Rockefeller,Rockefeller itu mendanaibesar²an proyek imunisasimaupun vaksin ini. Dia adalahsalah satu pendiri WHO plus CIA!Beberapa ilmuwan Amerikabahkan ilmuwan di penjuru duniakonon tahu seluk belukkonspirasi vaksin ini, dan berikutteam situslakalaka mengutipsebagian beberapa pendapat parailmuwan mengenai vaksinasi:“Kanker pada dasarnya tidakdikenal sebelum kewajibanvaksinasi cacar mulaidiperkenalkan. Saya telahmenghadapi 200 kasus kanker,dan tak seorang pun dari merekayang terkena kanker tidakmendapatkan vaksinasisebelumnya.” (Dr. W.B. Clarke,peneliti kanker Inggris)“Ketika vaksin dinyatakan aman,keamanannya adalah istilahrelatif yang tidak dapat diartikansecara umum”. (dr. Harris Coulter,pakar vaksin internasional)“Kasus polio meningkat secaracepat sejak vaksin dijalankan.Pada tahun 1957-1958peningkatan sebesar 50%, dantahun 1958-1959 peningkatanmenjadi 80%.” (Dr. BernardGreenberg, dalam sidang kongresAS tahun 1962)“Tak masuk akal memikirkanbahwa Anda bisa menyuntikkannanah ke dalam tubuh anak kecildan dengan proses tertentu akanmeningkatkan kesehatan. Tubuhpunya cara pertahanan tersendiriyang tergantung pada vitalitassaat itu. Jika dalam kondisi fit,tubuh akan mampu melawansemua infeksi, dan jikakondisinya sedang menurun,tidak akan mampu. Dan Andatidak dapat mengubah kebugarantubuh menjadi lebih baik denganmemasukkan racun apapun jugake dalamnya.” (Dr. William Hay,dalam buku “Immunisation: TheReality behind the Myth”)Yang paling membuat merindingadalah pernyataan terakhir dariWilliam Hay, secara logispenjelasannya sangat sangatmasuk akal, lalu kenapa sedaridulu vaksin dan imunisasi sepertisudah menjadi kebudayaan kitasemua? Menurut sumber yangkami baca, vaksin yang diproduksidan dikirim ke seluruh duniakhususnya negara muslim,negara dunia ketiga bahkannegara berkembang adalah suatucara untuk mengacaukan sifatdan watak generasi penerus dinegara tersebut, sangat gilabukan! jika hal tersebut memangbenar, sudah dari dulu darah kitasebagai orang Indonesiaterkontaminasi racun berbentukvaksin ini!Vaksin sendiri apakah kita pernahtahu darimana asalnya? Maensuntik dan berkembang sajasedemikian rupa di tubuh kitaselama bertahun tahun, kononkatanya ada DNA orang asingyang mengalir di darah kita, danbisa anda bayangkan jika andabaru punya anak yang masih lucudan imut imutnya serta masihsuci dari penyakit disuntikanvaksin yang ternyata DNA entahsiapa, dan mulai merusak DNAasli anak anda?!Vaksin sendiri diketahuimengandung asam amino daribabi!Penjelasan ilmiahnya, asamamino babi itu relatif samabahkan hanya berbeda 1 pointsecara matematis dan ilmiahtentunya jika dibandingkandengan asam amino manusia, haltersebut menyebabkan kita samasaja dengan kanibal bukan?! Lalujika sudah masuk itu asam aminobabi, otomatis masuk juga semuahal yang ada di dalam babi, forexample: sifat buruk babi (??),penyakit cacing pita babi danmasih banyak lagi! Dan ternyatabencana akibat vaksin ini banyakloh di belahan dunia, hanya sajatidak pernah dipublikasikan!Tanya kenapa? Contohnyaantara lain:Pada 1986 ada 1300 kasuspertusis di Kansas dan 90%penderita adalah anak-anak yangtelah mendapatkan vaksinasi inisebelumnya. Kegagalan sejenisjuga terjadi di Nova Scotia dimana pertusis telah munculsekalipun telah dilakukanvaksinasi universal.Jerman mewajibkan vaksinasitahun 1939. Jumlah kasus dipterinaik menjadi 150.000 kasus, dimana pada tahun yang sama,Norwegia yang tidak melakukanvaksinasi, kasus dipterinya hanyasebanyak 50 kasus.Penularan polio dalam skalabesar, menyerang anak-anak diNigeria Utara berpendudukmuslim. Hal itu terjadi setelahdiberikan vaksinasi polio,sumbangan AS untuk pendudukmuslim. Beberapa pemimpin Islamlokal menuduh PemerintahFederal Nigeria menjadi bagiandari pelaksanaan rencanaAmerika untuk menghabiskanorang-orang Muslim denganmenggunakan vaksin.Setiap program vaksin dari WHO dilaksanakan di Afrika dan Negara-negara dunia ketiga lainnya,hampir selalu terdapatpenjangkitan penyakit-penyakitberbahaya di lokasi programvaksin dilakukan. Virus HIVpenyebab Aids di perkenalkanlewat program WHO melaluikomunitas homoseksual melaluivaksin hepatitis dan masuk keAfrika tengah melalui vaksincacar.Desember 2002, MenteriKesehatan Amerika, Tommy G.Thompson menyatakan, tidakmerencanakan memberi suntikanvaksin cacar. Dia jugamerekomendasikan kepadaanggota kabinet lainnya untuktidak meminta pelaksaanaanvaksin itu. Sejak vaksinasi massalditerapkan pada jutaan bayi,banyak dilaporkan berbagaigangguan serius pada otak,jantung, sistem metabolisme, dangangguan lain mulai mengisihalaman-halaman jurnalkesehatan.Dan masih banyak lagi kasusyang bermasalah karena vaksin.Dan konspirasi ini bisa benaradanya karena data datanya bisadibilang cukup akurat, logikanyatubuh manusia mempunyaisistem kekebalan sendiri bukan?Bukan berarti dengan disuntikansuatu obat dia malah akanmenjadi makin kebal terhadappenyakit, masalahnya penyakitapa? Justru penyakit datangsetelah disuntik!sumber : http://lintasfrekuensi.blogspot.com/2011/08/imunisasi-tipu-muslihat-yahudi.html
Label:
Jalan kebenaran,
Pencerah iman
Ujian sama dengan cinta Allah swt pada hamba-hamba-NYA
Tak ada manusia yang luput daricobaan hidup. Tak ada keberhasilanyang tak melewati ujian dantantangan. Semakin bertambah usiaseseorang, semakin kencang pulaangin kehidupan berhembus untukmenguji ketegaran dankeimanannya.Ujian hidup bukanlah bentukkekejaman dari Sang Pencipta.Sebagaimana ujian sekolah bukanlahbentuk hukumansewenang-wenangdari sang guru untuk muridnya.Diadakan ujian, karena memangsebelumnya sudah ada pelajaranyang telah diberikan oleh sang guru.Begitu pula ujian hidup. SangPencipta sudah membekali manusiadengan akal, hati nurani, kitab sucidan nasehat para Nabi-Nya. Jikabekal itu sudah diberikan, maka padasaatnya ujian itu akan datang.Dalam menghadapi suatuperjuangan hidup sudah dipastikankita akan menghadapi suatu ujian,dalam menghadapi ujian itulah makakita sangat memerlukan suatukeyakinan. Jika kita yakin bahwa kitaakan mampu menghadapi danmelalui dengan mudah, maka kitaakan mudah pula menghadapi ujiantersebut. Keyakinan adalah sebuahdoa yang mampu menumbuhkansuatu bentuk motivasi bagi diripribadi, yang nantinya bergunadalam menghadapi ujian.Allah SWT berfirman, "Apakahkalian mengira bahwa kalianakan masuk ke dalam surga,padahal belum datang kepadakalian (cobaan) sebagaimanahalnya orang-orang terdahulusebelum kalian? Mereka ditimpaoleh malapetaka dankesengsaraan, sertadigoncangkan (denganbermacam-macam goncangan)sehingga berkatalah Rasul danorang-orang yang bersamanya :Bilakah datang pertolonganAllah? Ingatlah sesungguhnyapertolongan Allah amatlahdekat." (Q.S. Al-Baqarah 2 :214).Selain sebagai suatu motivasi dandoa, keyakinan adalahmelaksanakan apa yangdiamanatkan oleh Sang MahaPencipta, yaitu mengokohkankeimanan yang ada dalam qalbu kita,sehingga ujian yang menimpa dirikita bisa dijadikan investasi untukakherat kita.Ujian adalah guru yang tidakberucap, tetapi ia sebenarnya banyakmemberikan pelajaran danpendidikan kepada kita. Ujian terkecil(apalagi besar) yang kita alami,semuanya adalah takdir Allah yangmemiliki hikmah yang begitu besar.Orang yang dapat mengetahuihikmah itulah yang mendapatpengajaran dan pendidikan darisetiap takdir Allah SWT. Betapabesarnya hikmah yang akan kitadapatkan dibalik ujian yang menimpadiri kita
Senin, 19 September 2011
Rahasia terbelahnya bulan
“Sungguh telah dekat hari qiamat,dan bulan pun telah terbelah(Q.S. Al-Qamar: 1)”Dalam temu wicara di televisibersama pakar Geologi Muslim, Prof.Dr. Zaghlul Al-Najar, salah seorangwarga Inggris mengajukanpertanyaan kepadanya: Apakah ayatdari surat Al-Qamar di atas memilikikandungan mukjizat secara ilmiah?Tentang ayat ini, saya akanmenceritakan sebuah kisah. Sejakbeberapa waktu lalu, sayamempresentasikan di Univ. Cardif,Inggris bagian barat, dan para pesertayang hadir bermacam-macam, adayang muslim dan ada juga yangbukan muslim. Salah satu temadiskusi waktu itu adalah seputarmukjizat ilmiah dari Al-Qur’an.Salah seorang pemuda yangberagama muslim pun berdiri danbertanya, “Wahai Tuan, apakahmenurut anda ayat yang berbunyi“Telah dekat hari qiamat dan bulanpun telah terbelah” mengandungmukjizat secara ilmiah?Maka saya menjawabnya: “Tidak,sebab kehebatan ilmiah dapatditerangkan oleh ilmu pengetahuan,sedangkan mukjizat tidak bisaditerangkan oleh ilmu pengetahuan,sebab ia tidak bisa menjangkaunya.Dan tentang terbelahnya bulan,maka itu adalah mukjizat yangterjadi pada Rasul terakhirMuhammad shallallahu ‘alaihiwassalam sebagai pembenaran ataskenabian dan kerasulannya,sebagaimana nabi-nabi sebelumnya.Dan mukjizat yang kelihatan, makaitu disaksikan dan dibenarkan olehsetiap orang yang melihatnya. Andaihal itu tidak termaktub di dalam kitabAllah dan hadits-hadits RasulullahSAW, maka tentulah kami paramuslimin di zaman ini tidak akanmengimani hal itu. Akan tetapi halitu memang benar termaktub didalam Al-Qur’an dan sunnah-sunnah Rasulullah shallallahu alaihiwassalam. Dan memang Allahta’alaa benar-benar Maha berkuasaatas segala sesuatu”.Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar punmengutip sebuah kisah RasulullahSAW membelah bulan. Kisah ituadalah di masa sebelum hijrah dariMekah Al-Mukarramah ke Madinah.Orang-orang musyrik berkata,“Wahai Muhammad, kalau engkaubenar Nabi dan Rasul, cobatunjukkan kepada kami satukehebatan yang bisa membuktikankenabian dan kerasulanmu(mengejek dan mengolok-olok) ?”Rasulullah bertanya, “Apayang kalian inginkan ?”Merekamenjawab: “Coba belahlah bulan …”Maka Rasulullah SAW pun berdiri danterdiam, lalu berdoa kepada AllahSWT agar menolongnya. Maka AllahSWT memberitahu Muhammad SAWagar mengarahkan telunjuknya kebulan. Rasulullah pun mengarahkantelunjuknya ke bulan, danterbelahlah bulan itu dengansebenar-benarnya.Maka serta-merta orang-orangmusyrik pun berujar, Muhammad,engkau benar-benar telah menyihirkami!”.Akan tetapi para ahli mengatakanbahwa sihir, memang benar bisa saja“menyihir” orang yang adadisampingnya akan tetapi tidak bisamenyihir orang yang tidak adaditempat itu. Mereka lantasmenunggu-nunggu orang-orangyang akan pulang dari perjalanan.Orang-orang Quraisy pun bergegasmenuju keluar batas kota Mekkahmenanti orang yang baru pulang dariperjalanan. Dan ketika datangrombongan yang pertama kali dariperjalanan menuju Mekkah, makaorang-orang musyrik pun bertanya,“Apakah kalian melihat sesuatuyang aneh dengan bulan?”Mereka menjawab, “Ya, benar. Padasuatu malam yang lalu kami melihatbulan terbelah menjadi dua dansaling menjauh masing-masingnyakemudian bersatu kembali…!!!”.Makasebagian mereka pun beriman, dansebagian lainnya lagi tetap kafir(ingkar).Oleh karena itu, Allah menurunkanayat-Nya: “Sungguh, telah dekat hariqiamat, dan telah terbelah bulan,dan ketika melihat tanda-tandakebesaran Kami, merekapun ingkarlagi berpaling seraya berkata, “Iniadalah sihir yang terus-menerus”,dan mereka mendustakannya,bahkan mengikuti hawa nafsumereka. Dan setiap urusan benar-benar telah tetap …..” sampai akhirsurat Al-Qamar.
Rabu, 14 September 2011
Orang-orang yg dilaknat dan dikutuk Allah dalam Al-qur'an dan hadist
More» Dilaknat artinya disingkirkan dan dijauhkan oleh Allah dari rahmat-Nya, dan dimurkai oleh-Nya. Orang-Orang yang dilaknat dan dikutuk Allah di dalam Al-Qur'an: 1. Orang-orang kafir dan yang ingkar "Mereka berkata: hati kami tertutup. Tetapi sebenarnya Allah telah melaknat mereka karena keingkaran mereka; maka sedikit sekali mereka yang beriman." (Al-Baqarah: 88) "Sesungguhnya Allah melaknat orang-orang yang kafir, dan menyiapkan bagi mereka api yang menyala-nyala ( neraka)." (Al-Ahzab: 64) . 2. Orang-orang yang menentang kebenaran "Hai orang-orang yang telah diberi Al-kitab, berimanlah kamu pada apa yang telah Kami turunkan (Al-Qur'an) yang membenarkan Kitab yang ada pada kamu sebelum Kami merubah wajahmu, lalu Kami laknat mereka sebagaimana Kami telah melaknat orang-orang (yang berbuat maksiat) pada hari Sabtu, dan ketetapan Allah pasti berlaku." (Al-Nisa': 47) "Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang
yang diberi bahagian dari Al-Kitab? Mereka mempercayai Jibt dan Thaghut, dan mengatakan kepada orang-orang kafir ( musyrik Mekkah), bahwa mereka itu lebih benar jalannya dari orang-orang yang beriman. Mereka itulah orang- orang yang dilaknat oleh Allah. Barangsiapa yang dilaknat oleh Allah, niscaya kamu kamu tidak akan mendapat penolong baginya." (An-Nisa': 51-52) . 3. Para pemimpin dan pembesar yang menyesatkan "Pada hari ketika wajah mereka dibolak-balikkan di dalam neraka, mereka berkata: sekiranya kami mentaati Allah dan Rasul-Nya. Dan mereka berkata: Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah mentaati pemimpin- pemimpin dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan yang benar. Ya Tuhan kami, timpakan kepada mereka azab dua kali lipat dan laknatlah mereka dengan laknat yang besar." (Al-Ahzab: 66-68) 4. Orang-orang yang memutuskan silaturrahim, dan orang-orang yang murtad "Apakah kiranya jika kamu berkuasa
kamu akan memutuskan silaturrahim? Mereka itulah orang-orang yang dilaknat oleh Allah dan ditulikan telingan mereka serta dibutakan-Nya penglihatan mereka." (Muhammad: 22-23) 5. Orang-orang yang menentang undang-undang Ilahiyah dan menyimpan kebenaran. "Sesungguhnya orang-orang yang menyimpan apa yang Kami turunkan berupa keterangan-keterangan dan petunjuk, setelah Kami menerangkannyakepada manusia dalam Al-Kitab, mereka itu dilaknat oleh Allah dan dilaknat oleh semua makhluk yang dapat melaknat. Kecuali mereka yangtelah bertaubat dan melakukan perbaikan dan menerangkan kebenaran, mereka itu Akulah Yang Maha menerima taubat lagi Maha Penyayang." (Al-Baqarah: 159-160) 6. Para pemimpin kekufuran dan pelaku kerusakan di muka bumi "Orang-orang yang merusak janji Allah setelah diikrarkan dengan teguh dan memutuskan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan dan mengadakan kerusakan di muka bumi, orang-orang itulah yang
mendapat laknat dan lagi mereka yang memperoleh kediaman yang buruk (Jahannam)." (Ar'd: 25) . 7. Orang-orang munafik yang menyakiti Rasulullah saw "Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya, Allahakan melaknatnya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan baginya siksa yang menghinakan." (Al-Ahzab: 57) "Sesungguhnya jika tidak berhenti orang-orang munafik, orang-orang yang berpenyakit dalam hatinya dan orang- orang yang menyebarkan kabar bohong di Madinah (dari penyakitimu), niscaya Kami perintahkan kamu untuk memerangi mereka, kemudian mereka tidak menjadi tetanggamu melainkan dalam waktu yang sebentar, dalam keadaan terlaknat. Dimana saja mereka jumpai, mereka ditangkap dan dibunuh dengan sehebat-sehebatnya." (Al-Ahzab: 60-61) "Allah mengancam orang-orang munafik laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka Jahannam. Mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka; dan Allah
melaknat mereka. Bagi mereka azab yang abadi." (At-Taubah: 68) . 8. Orang-orang yang zalim "Penghuni-penghuni surga berseru kepada penghuni- penghuni neraka: Sesungguhnya kami dengan sebenarnya telah memperoleh apa yang dijanjikan kami oleh Tuhan kami. Maka apakah kamu telah memperoleh dengan yang sebenarnya apa yang dijanjikan kepadamu oleh Tuhanmu? Mereka penghuni neraka menjawab: Betul. Kemudian seorang penyeru (malaikat) mengumumkan di antara kedua golongan itu: Laknat Allah ditimpakan kepada orang-orang yang zalim." (Al-A' raf: 44) "Mereka itu (orang-orang yang zalim) balasannya: Sesungghnya atas mereka laknat Allah ditimpakan, demikian juga laknat malaikat dan semua manusia." (li- Imran: 87) . 9. Orang-orang yang membunuh orang mukmin "Barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja, maka balasannya adalah Jahannam, kekal di dalamnya, Allah murka dan melaknatnya, dan menyiapkan baginya azab yang besar."
(An-Nisa': 93) . 10 . Iblis. (Al-Hijr/15 : 35 ; Shaad: 78) "Sesungguhnya atasmu (Iblis) laknat sampai hari kiamat. " (Al-Hijr/15 : 35) 11 . Orang-orang yang menuduh berzina terhadap perempuan yang baik-baik dan suci "Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita- wanita baik-baik dan beriman (berbuat zina), mereka dilaknat di dunia dan di akhirat, dan bagi mereka azab yang besar." (An-Nur: 23) 12 . Orang-orang yang menyalahi pemimpin yang saleh "Mereka selalu diikuti laknat di dunia dan hari kiamat. Ingatlah, sesungguhnya kaum 'Ad itu kafir kepada Tuhan mereka. Ingatlah, kebinasaanlah bagi kaum 'Ad yaitu kaum Hud." (Hud: 60) . "Itu adalah sebagian dari berita-berita negeri (yang dibinasakan) yang Kami ceritakan kepadamu (Mhammad); di antara negeri-negeri itu ada yang masih kedapatan bekas-bekasnya dan ada pula yang telah musnah." (Hud: 100) . Orang-orang yang dilaknat di dalam hadis Rasulullah saw: Rasulullah saw
bersabda: "Ada lima orang yang dimohonkan laknat atas mereka dan semua nabi mengaminkannya: (1) Orang yang menambah kitab Allah dan meninggalkan sunnahku, (2) orang yang mendustakan takdir Allah, (3) orang yang mengatakan halal atas nama keluargaku apa yang diharamkan oleh Allah, (4) orang yang mementingkan dirinya dalam harta rampasan perang yang dihalalkan baginya, (5) orang yang mengajak berbuat baik sementara dirinya meninggalkannya atau melarang orang lain berbuat dosa sementara dirinya melakukannya." (Al-Wasail11 : 271) .
yang diberi bahagian dari Al-Kitab? Mereka mempercayai Jibt dan Thaghut, dan mengatakan kepada orang-orang kafir ( musyrik Mekkah), bahwa mereka itu lebih benar jalannya dari orang-orang yang beriman. Mereka itulah orang- orang yang dilaknat oleh Allah. Barangsiapa yang dilaknat oleh Allah, niscaya kamu kamu tidak akan mendapat penolong baginya." (An-Nisa': 51-52) . 3. Para pemimpin dan pembesar yang menyesatkan "Pada hari ketika wajah mereka dibolak-balikkan di dalam neraka, mereka berkata: sekiranya kami mentaati Allah dan Rasul-Nya. Dan mereka berkata: Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah mentaati pemimpin- pemimpin dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan yang benar. Ya Tuhan kami, timpakan kepada mereka azab dua kali lipat dan laknatlah mereka dengan laknat yang besar." (Al-Ahzab: 66-68) 4. Orang-orang yang memutuskan silaturrahim, dan orang-orang yang murtad "Apakah kiranya jika kamu berkuasa
kamu akan memutuskan silaturrahim? Mereka itulah orang-orang yang dilaknat oleh Allah dan ditulikan telingan mereka serta dibutakan-Nya penglihatan mereka." (Muhammad: 22-23) 5. Orang-orang yang menentang undang-undang Ilahiyah dan menyimpan kebenaran. "Sesungguhnya orang-orang yang menyimpan apa yang Kami turunkan berupa keterangan-keterangan dan petunjuk, setelah Kami menerangkannyakepada manusia dalam Al-Kitab, mereka itu dilaknat oleh Allah dan dilaknat oleh semua makhluk yang dapat melaknat. Kecuali mereka yangtelah bertaubat dan melakukan perbaikan dan menerangkan kebenaran, mereka itu Akulah Yang Maha menerima taubat lagi Maha Penyayang." (Al-Baqarah: 159-160) 6. Para pemimpin kekufuran dan pelaku kerusakan di muka bumi "Orang-orang yang merusak janji Allah setelah diikrarkan dengan teguh dan memutuskan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan dan mengadakan kerusakan di muka bumi, orang-orang itulah yang
mendapat laknat dan lagi mereka yang memperoleh kediaman yang buruk (Jahannam)." (Ar'd: 25) . 7. Orang-orang munafik yang menyakiti Rasulullah saw "Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya, Allahakan melaknatnya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan baginya siksa yang menghinakan." (Al-Ahzab: 57) "Sesungguhnya jika tidak berhenti orang-orang munafik, orang-orang yang berpenyakit dalam hatinya dan orang- orang yang menyebarkan kabar bohong di Madinah (dari penyakitimu), niscaya Kami perintahkan kamu untuk memerangi mereka, kemudian mereka tidak menjadi tetanggamu melainkan dalam waktu yang sebentar, dalam keadaan terlaknat. Dimana saja mereka jumpai, mereka ditangkap dan dibunuh dengan sehebat-sehebatnya." (Al-Ahzab: 60-61) "Allah mengancam orang-orang munafik laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka Jahannam. Mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka; dan Allah
melaknat mereka. Bagi mereka azab yang abadi." (At-Taubah: 68) . 8. Orang-orang yang zalim "Penghuni-penghuni surga berseru kepada penghuni- penghuni neraka: Sesungguhnya kami dengan sebenarnya telah memperoleh apa yang dijanjikan kami oleh Tuhan kami. Maka apakah kamu telah memperoleh dengan yang sebenarnya apa yang dijanjikan kepadamu oleh Tuhanmu? Mereka penghuni neraka menjawab: Betul. Kemudian seorang penyeru (malaikat) mengumumkan di antara kedua golongan itu: Laknat Allah ditimpakan kepada orang-orang yang zalim." (Al-A' raf: 44) "Mereka itu (orang-orang yang zalim) balasannya: Sesungghnya atas mereka laknat Allah ditimpakan, demikian juga laknat malaikat dan semua manusia." (li- Imran: 87) . 9. Orang-orang yang membunuh orang mukmin "Barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja, maka balasannya adalah Jahannam, kekal di dalamnya, Allah murka dan melaknatnya, dan menyiapkan baginya azab yang besar."
(An-Nisa': 93) . 10 . Iblis. (Al-Hijr/15 : 35 ; Shaad: 78) "Sesungguhnya atasmu (Iblis) laknat sampai hari kiamat. " (Al-Hijr/15 : 35) 11 . Orang-orang yang menuduh berzina terhadap perempuan yang baik-baik dan suci "Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita- wanita baik-baik dan beriman (berbuat zina), mereka dilaknat di dunia dan di akhirat, dan bagi mereka azab yang besar." (An-Nur: 23) 12 . Orang-orang yang menyalahi pemimpin yang saleh "Mereka selalu diikuti laknat di dunia dan hari kiamat. Ingatlah, sesungguhnya kaum 'Ad itu kafir kepada Tuhan mereka. Ingatlah, kebinasaanlah bagi kaum 'Ad yaitu kaum Hud." (Hud: 60) . "Itu adalah sebagian dari berita-berita negeri (yang dibinasakan) yang Kami ceritakan kepadamu (Mhammad); di antara negeri-negeri itu ada yang masih kedapatan bekas-bekasnya dan ada pula yang telah musnah." (Hud: 100) . Orang-orang yang dilaknat di dalam hadis Rasulullah saw: Rasulullah saw
bersabda: "Ada lima orang yang dimohonkan laknat atas mereka dan semua nabi mengaminkannya: (1) Orang yang menambah kitab Allah dan meninggalkan sunnahku, (2) orang yang mendustakan takdir Allah, (3) orang yang mengatakan halal atas nama keluargaku apa yang diharamkan oleh Allah, (4) orang yang mementingkan dirinya dalam harta rampasan perang yang dihalalkan baginya, (5) orang yang mengajak berbuat baik sementara dirinya meninggalkannya atau melarang orang lain berbuat dosa sementara dirinya melakukannya." (Al-Wasail11 : 271) .
Selasa, 13 September 2011
Rahasia angka-angka dalam kitab suci Al-Qur'an
Kata-kata dalam Al-Qur’an, dengan
sejumlah pengulangannya
merupakan Mukjizat, jumlah kata-
kata dalam Al-Qur’an yang
menegaskan kata-kata yang lain
ternyata jumlahnya sama dengan
jumlah kata-kata Al-Qur’an yang
menjadi lawan kata atau kebalikan
dari kata-kata tersebut, atau
diantara keduanya ada nisbah
kontradiktif.
Al-Qur’an tidak hanya terbatas pada
ayat-ayat mulianya, makna-
maknanya, prinsip-prinsip dan dasar-
dasar keadilannya serta
pengetahuan-pengetahuan gaibnya
saja, melainkan juga termasuk
jumlah-jumlah yang ada dalam Al-
Qur’an itu sendiri, begitu juga
pengulangan kata dan hurufnya,
orang-orang yang melakukan ‘ulum’
Al-Qur’an sejak dulu sudah
menyadarai adanya fenomena
tersebut mempunyai maksud dan
tujuan tertentu. Para peneliti terdahulu sudah
mencatat, bahwa surat-surat yang
dibuka dengan huruf-huruf
‘muqaththa’ah’ berjumlah 29 surat,
sementara jumlah huruf ‘hijaiyah’
Arab ditambah dengan huruf
“Hamzah” juga berjumlah 29 huruf
hal ini dengan sudut pandang bahwa
Al-Qur’an diturunkan dalam bahasa
Arab. DR. Abdul Razaq Naufal dalam
bukunya berjudul ‘ Al’Ijaz Al’Adadiy
Fi Al-Qur’an Al Karim” beliau
menulis beberapa tema-tema
tersebut terjadi keharmonisan
diantara jumlah kata-kata Al-Qur’an
dan berikut ini adalah sejumlah
perhitungan yang benar-benar
merupakan Mukjizat, dari jumlah
kata dalam Al-Qur’an sebanyak
51.900, Jumlah Juz 30, Jumlah Surat
112, keanehan yang ada diantaranya
sbb : sementara kata “Syukr” dan
derivatnya juga disebutkan sebanyak
75 kali.
Kata ‘Iblis” ( La’nat ALLAH ‘alaihi )
dalam Al-Qur’an disebutkan
sebanyak 11 kali, sementara
“Isti’adzah” juga disebutkan 11 kali,
Kata “ma’siyah” dan derivatnya
disebutkan sebanyak 75 kali,
Kata “al-dunya” disebutkan
sebanyak 115 kali, begitu juga kata
“al-akhirah” sebanyak 115 kali.
Kata “Al-israf” disebutkan 23 kali,
kata kebalikannya “al-sur’ah”
sebanyak 23 kali.
Kata “Malaikat” disebutkan 88 kali,
kata kebalikannya ‘Al-syayathin”
juga 88 kali.
Kata “Al-sulthan disebutkan 37 kali,
kata kebalikannya “Al-nifaq” juga 37
kali.
Kata “Al-harb”(panas) sebanyak 4
kali, kebalikannya “ Al-harb” juga 4
kali.
Kata “ Al-harb (perang) sebanyak 6
kali, kebalikannya “Al-
husra” (tawanan) 6 kali.
Kata “Al-hayat” (hidup” sebanyak
145 kali, kebalikannya “Al-
maut” (mati) 145 kali.
Kata “Qalu” (mereka mengatakan)
sebanyak 332 kali, kebalikannya
“Qul” ( katakanlah) sebanyak 332
kali.
Kata “Al-sayyiat” yang menjadi
kebalikan kata “Al-shahihat”
masing-masing 180 kali.
Kata “Al-rahbah” yang menjadi
kebalikan kata “Al-ragbah” masing-
masing 8 kali.
Kata “Al-naf’u” yang menjadi
kebalikan kata “Al-fasad” masing-
masing 50 kali.
Kata “Al-nas” yang menjadi
kebalikan kata “Al-rusul” masing-
masing 368 kali.
Kata “Al-asbath” yang menjadi
kebalikan kata “Al-awariyun”
masing-masing 5 kali
Kata “Al-jahr” yang menjadi
kebalikan kata “Al-alaniyyah”
masing-masing 16 kali
Kata “Al-jaza” 117 kali ( sama dg
kebalikannya),
Kata “Al-magfiroh” 234 kali ( sama
dengan kebalikannya),
Kata “Ad-dhalala” ( kesesatan) 191
kali ( sama dengan kebalikannya),
Kata “Al-ayat” 2 kali “Ad-dhalala”
yaitu 282 kali. Dan masih banyak lagi
yang tidak dapat disebutkan satu
persatu disini.
Kata “Yaum” (hari) dalam bentuk
tunggal disebutkan sebanyak 365
kali, sebanyak jumlah hari pada
tahun Syamsyiyyah.
Kata “Syahr” ( bulan) sebanyak 12
kali, sama dg jumlah Bulan dalam
satu Tahun.
Kata “Yaum” (hari) dalam bentuk
plural (jamak) sebanyak 30 kali,
sama dengan jumlah hari dalam satu
Bulan.
Kata “Sab’u” (minggu) disebutkan 7
kali, sama dengan jumlah hari dalam
satu minggu.
Jumlah “ saah” (jam) yang didahului
dengan ‘harf’ sebanyak 24 kali, sama
dengan jumlah jam dalam satu hari.
Kata “Sujud” disebutkan 34 kali,
sama dengan jumlah raka’at dalam
solat 5 waktu
Kata “Shalawat” disebutkan 5 kali,
sama dengan jumlah solat wajib
sehari semalam.
Kata “Aqimu” yang diikuti kata
“Shalat” sebanyak 17 kali, sama
dengan jumlah Raka’at Sholat
fardhu/ wajib.
sejumlah pengulangannya
merupakan Mukjizat, jumlah kata-
kata dalam Al-Qur’an yang
menegaskan kata-kata yang lain
ternyata jumlahnya sama dengan
jumlah kata-kata Al-Qur’an yang
menjadi lawan kata atau kebalikan
dari kata-kata tersebut, atau
diantara keduanya ada nisbah
kontradiktif.
Al-Qur’an tidak hanya terbatas pada
ayat-ayat mulianya, makna-
maknanya, prinsip-prinsip dan dasar-
dasar keadilannya serta
pengetahuan-pengetahuan gaibnya
saja, melainkan juga termasuk
jumlah-jumlah yang ada dalam Al-
Qur’an itu sendiri, begitu juga
pengulangan kata dan hurufnya,
orang-orang yang melakukan ‘ulum’
Al-Qur’an sejak dulu sudah
menyadarai adanya fenomena
tersebut mempunyai maksud dan
tujuan tertentu. Para peneliti terdahulu sudah
mencatat, bahwa surat-surat yang
dibuka dengan huruf-huruf
‘muqaththa’ah’ berjumlah 29 surat,
sementara jumlah huruf ‘hijaiyah’
Arab ditambah dengan huruf
“Hamzah” juga berjumlah 29 huruf
hal ini dengan sudut pandang bahwa
Al-Qur’an diturunkan dalam bahasa
Arab. DR. Abdul Razaq Naufal dalam
bukunya berjudul ‘ Al’Ijaz Al’Adadiy
Fi Al-Qur’an Al Karim” beliau
menulis beberapa tema-tema
tersebut terjadi keharmonisan
diantara jumlah kata-kata Al-Qur’an
dan berikut ini adalah sejumlah
perhitungan yang benar-benar
merupakan Mukjizat, dari jumlah
kata dalam Al-Qur’an sebanyak
51.900, Jumlah Juz 30, Jumlah Surat
112, keanehan yang ada diantaranya
sbb : sementara kata “Syukr” dan
derivatnya juga disebutkan sebanyak
75 kali.
Kata ‘Iblis” ( La’nat ALLAH ‘alaihi )
dalam Al-Qur’an disebutkan
sebanyak 11 kali, sementara
“Isti’adzah” juga disebutkan 11 kali,
Kata “ma’siyah” dan derivatnya
disebutkan sebanyak 75 kali,
Kata “al-dunya” disebutkan
sebanyak 115 kali, begitu juga kata
“al-akhirah” sebanyak 115 kali.
Kata “Al-israf” disebutkan 23 kali,
kata kebalikannya “al-sur’ah”
sebanyak 23 kali.
Kata “Malaikat” disebutkan 88 kali,
kata kebalikannya ‘Al-syayathin”
juga 88 kali.
Kata “Al-sulthan disebutkan 37 kali,
kata kebalikannya “Al-nifaq” juga 37
kali.
Kata “Al-harb”(panas) sebanyak 4
kali, kebalikannya “ Al-harb” juga 4
kali.
Kata “ Al-harb (perang) sebanyak 6
kali, kebalikannya “Al-
husra” (tawanan) 6 kali.
Kata “Al-hayat” (hidup” sebanyak
145 kali, kebalikannya “Al-
maut” (mati) 145 kali.
Kata “Qalu” (mereka mengatakan)
sebanyak 332 kali, kebalikannya
“Qul” ( katakanlah) sebanyak 332
kali.
Kata “Al-sayyiat” yang menjadi
kebalikan kata “Al-shahihat”
masing-masing 180 kali.
Kata “Al-rahbah” yang menjadi
kebalikan kata “Al-ragbah” masing-
masing 8 kali.
Kata “Al-naf’u” yang menjadi
kebalikan kata “Al-fasad” masing-
masing 50 kali.
Kata “Al-nas” yang menjadi
kebalikan kata “Al-rusul” masing-
masing 368 kali.
Kata “Al-asbath” yang menjadi
kebalikan kata “Al-awariyun”
masing-masing 5 kali
Kata “Al-jahr” yang menjadi
kebalikan kata “Al-alaniyyah”
masing-masing 16 kali
Kata “Al-jaza” 117 kali ( sama dg
kebalikannya),
Kata “Al-magfiroh” 234 kali ( sama
dengan kebalikannya),
Kata “Ad-dhalala” ( kesesatan) 191
kali ( sama dengan kebalikannya),
Kata “Al-ayat” 2 kali “Ad-dhalala”
yaitu 282 kali. Dan masih banyak lagi
yang tidak dapat disebutkan satu
persatu disini.
Kata “Yaum” (hari) dalam bentuk
tunggal disebutkan sebanyak 365
kali, sebanyak jumlah hari pada
tahun Syamsyiyyah.
Kata “Syahr” ( bulan) sebanyak 12
kali, sama dg jumlah Bulan dalam
satu Tahun.
Kata “Yaum” (hari) dalam bentuk
plural (jamak) sebanyak 30 kali,
sama dengan jumlah hari dalam satu
Bulan.
Kata “Sab’u” (minggu) disebutkan 7
kali, sama dengan jumlah hari dalam
satu minggu.
Jumlah “ saah” (jam) yang didahului
dengan ‘harf’ sebanyak 24 kali, sama
dengan jumlah jam dalam satu hari.
Kata “Sujud” disebutkan 34 kali,
sama dengan jumlah raka’at dalam
solat 5 waktu
Kata “Shalawat” disebutkan 5 kali,
sama dengan jumlah solat wajib
sehari semalam.
Kata “Aqimu” yang diikuti kata
“Shalat” sebanyak 17 kali, sama
dengan jumlah Raka’at Sholat
fardhu/ wajib.
Langganan:
Postingan (Atom)